Bagaimana Menjadi Pemimpin Kelompok Yang Baik?

Para pengikut cenderung mengikuti pemimpin karismatik karena kagum dan secara emosional percaya dan ingin berkontribusi bersama dengan pemimpin karismatik. Karisma tersebut timbul dari setiap kemampuan yang mempesona yang ia miliki terutama dalam meyakinkan setiap anggotanya untuk mengikuti setiap arahan yang ia inginkan. Kalau kepemimpinan benar‑benar berjalan, maka akan timbulperubahan dan. penyempumaan dalam program, dalam kualitas mengajar dalam kelas dan sifat sekolah sebagai lembaga pendidikan formal, sehingga dengan demikian berubah pula pandangan dan penghargaan masyarakat.

Namun, anda pun juga harus belajar memberikan kepercayaan pada tim anda. Rasa percaya akan mendorong mereka untuk lebih menghargai anda dan berani dalam menjalankan tugas yang telah dibebankan dengan cara mereka. mengalokasikan sumber daya untuk melaksanakan kegiatan dan mencapai tujuan . Penganut emprisme yakin bahwa seseorang menjadi pemimpin karena dilatih atau dididik.

Sebagian besar dari mereka tidak memiliki pelatihan mendasar tentang bagaimana me-manage baik tugas maupun SDM. Manager diberikan tugas untuk mengatur serta mengelola departemen yang terdiri dari para karyawan dalam satu bidang tertentu. Mereka saling bekerja sama, bersinergi dan mengusulkan satu sama lain. Akan tetapi wewenang tetap berada di tangan ketua chief atas persetujuan dari atasan perusahaan. Tipe ini adalah tipe yang memberikan kebebasan kepada anggotanya untuk melakukan tugasnya.

Misalnya si A lebih cocok untuk advertising, si B lebih cocok memimpin proyek selanjutnya, dan lain sebagainya. Ciri selanjutnya bahwa Anda sudah pantas menjadi seorang pemimpin adalah apabila punya desain cara berpikir mirip dengan desain visual pada umumnya. Tepatnya, Anda selalu menggambarkan ide-ide cemerlang untuk sebuah kasus, kemudian Anda menarik garis lurus di setiap ide yang muncul untuk mendapatkan garis besarnya. Hal ini Anda lakukan karena menilai bahwa jangan sampai solusi tersebut hanya menguntungkan satu pihak saja, tapi harus adil.

Mempimpin sebuah kelompok

Gaya Kepemimpinan paternalistik tumbuh dan berkembang di lingkungan tradisional yang masih kuat ikatan primordialnya, sehingga berdampak pada karyawan/bawahan yang kurang dapat mengembangkan bakat dan potensi. Selain itu, bawahan tidak didukung untuk berpikir kreatif dan inovatif. Seorang pemimpin tidak hanya berorientasi pada proses saja, melainkan juga dapat menetapkan dengan jelas apa saja hasil yang harus dicapai. Motivasi orang untuk mendorong atau memimpin seseorang untuk melakukan sesuatu pada hakikatnya ada dua macam, yaitu motivasi ekstrinsik dan motivasi intrinsik . Dalam praktiknya, kepemimpinan akan tampak cenderung mempengaruhi orang-orang yang dipimpinnya, agar mau berbuat seperti yang diharapkan ataupun diarahkan oleh sang pemimpin. Sosiabilitas – Kecenderungan pemimpin untuk menjalin hubungan yang menyenangkan, bersahabat, ramah, sopan, bijaksana, dan diplomatis.

Anda harus tahu bagaimana mengatasi sebuah tim kerja yang memiliki cara kerja yang kurang bagus dan mempengaruhi tim secara keseluruhan. Jika Anda menemukan tim kerja yang pasif, maka Anda harus berusaha mencari tahu dulu beberapa penyebab yang mungkin mengakibatkan sebuah tim kerja menjadi pasif. Setelah itu Anda bisa mulai menerapkan beberapa hal di atas untuk membuat tim kerja Anda menjadi lebih aktif dan memiliki inisiatif untuk kemajuan tim kerja tersebut. Tetapi dalam dunia yang kompleks dan kait‑berkait banyak pekerjaan yang tidak dapat kita kerjakan seorang diri.

Sebaliknya, pemimpin yang buruk tidak mampu memberikan kepercayaan itu. Akibatnya akan muncul rasa tak percaya di antara atasan dan bawahannya. Cinta hadir dalam diri seorang pemimpin yang perfect dan juga kelompok yang dipimpinnya.