Manajemen Keuangan Rumah Tangga Saat Pandemi Corona, Ini Tipsnya!

Virus corona memang begitu hebat menghantam berbagai macam sektor. Pemerintah pun mengeluarkan instruksi beberapa bulan lalu agar orang-orang melakukan karantina mandiri di rumah. Meskipun tetap berada di rumah, ternyata banyak orang yang mengeluh bahwa pengeluarannya lebih banyak dibandingkan kehidupan regular. Perbedaan dana darurat dan tabungan ialah jika tabungan untuk jangka panjang, sedangkan dana darurat untuk biaya yang bersifat darurat dan prioritas.

TIdak boros di masa pandemi

Sehingga, kamu pun tidak akan sadar ketika mengetahui hasil celengan yang kamu miliki di rumah telah memiliki jumlah yang banyak. Hal tersebut dikarenakan kamu melakukan kegiatan ini secara rutin meskipun dalam jumlah nominal yang kecil. Jika jumlahnya belum terlalu banyak, maka lebih baik untuk melunasinya segera mungkin. Hal ini juga termasuk dalam hutang kartu kredit yang sering kamu gunakan untuk berbelanja.

Pertama, kita bisa membatasi belanja Ramadhan dengan mengalokasikan anggaran khusus Ramadhan. Agar tidak boros, buatlah daftar prioritas untuk berbelanja saat Ramadhan. Agar lebih untung, jangan malas untuk membandingkan harga, mencari promo dan kemudahan transaksi lainnya yang ditawarkan. Karena harus di rumah saja, memang kebanyakan dari kita melakukan berbagai macam hal dengan cara daring. Selain bisa menghemat konsumsi daya baterai pada perangkat, menggunakan WiFi juga salah satu cara terbaik untuk ‘menyelamatkan’ kuota web.

Jangan sampai bisnismu bermasalah karena pengelolaan keuangan yang kurang efektif, ya. Upaya mengurangi pengeluaran bisnis harus dimulai dari pencatatan laporan keuangan yang sistematis. Yuk, gunakan aplikasi BRImo agar seluruh transaksi bisnis dan pemantauan kondisi keuangan jadi semakin praktis.

“Porsi alokasinya aku serahkan ke Anda sendiri karena pegang money juga ada masalah keamanan. Untuk aku, 5-10 persen earnings bulanan,” tuturnya. Rasa takut dan khawatir itu membuat insting bertahan hidup seseorang semakin besar. YOGYAKARTA, KOMPAS.TV- Perayaan lebaran tahun ini masih sama dengan tahun lalu, yakni di tengah pandemi Covid-19.