Ini Deretan Produk Toko On-line Yang Laris Manis Saat Pandemi

Tidak hanya peralatan berkebun saja yang laris manis tahun ini, tanaman indoor juga termasuk produk paling laris di internet. Namun sayangnya, penyimpanan dan pengiriman produk tanaman cukup sulit sehingga harus benar-benar diperhatikan. Sejak kemunculan influencer dan TikTok, nampaknya makin banyak konsumen yang mencari cara mudah untuk merekam diri sendiri. Namun, industri ini mudah terpengaruh oleh tren yang terus bergeser.

Mereka bersaing dengan minimarket branded jaringan nasional yang sudah dikenal dan mempunyai pelanggan loyal seperti Indomart, Alfamart, dan Alfamidi. “Berdasarkan knowledge yang terdokumentasi, ada beberapa model yang stabil dan tumbuh. Umumnya mereka yang sigap dalam membaca information penjualan setiap hari, kemudian mengantisipasi dengan program marketing yang cepat dan tepat,” ujar Soon Lee. Meskipun di tengah-tengah pandemi, tidak jarang membuat pikiran panik, sebaiknya kamu bisa mengatasi hal tersebut.

Toko- toko yang laku di saat pandemi

Dengan kondisi seperti ini, banyak masyarakat yang memutar otak mencari tambahan penghasilan demi bertahan di tengah ketidakpastian, salah satunya dengan menjalankan bisnis. Menerapkan protokol kesehatan adalah salah satu bentuk empati kepada pelanggan agar mereka tidak was-was saat menerima makanan yang dibeli. Farid Fatahillah, Associate Consultant Iventure dikutip dari , mengatakan bahwa krisis pandemi COVID-19 adalah ajang bagi model untuk berempati, lebih peduli dan memberikan solusi. Adanya layanan delivery order dapat membantu konsumen untuk mendapatkan produk yang diinginkan. Pemberlakuan social distancing membuat orang-orang untuk menetap di rumah saja dan tidak bisa melakukan transaksi pembelian makanan secara langsung. Saat ini, Malang Strudel fokus memproduksi produk untuk warga Malang yang membutuhkan camilan seperti kue, roti, keripik, dan lain-lain.

Kondisi pandemik pun akhirnya membuat Nisa banyak memiliki waktu berdiam diri di rumah. Sehingga, hal ini membuatnya terus merawat tanaman-tanamannya dan kemudian berkembang hingga akhirnya berjualan. Salah seorang warga Kota Bandung yang kini banyak mendapatkan untung dari berbisnis tanaman hias itu yakni Nisa Nurjanah. Perempuan yang berprofesi sebagai karyawan di salah satu galeri seni di Kota Bandung ini mengaku banyak mendapatkan untung dari usaha tanaman hias. Berdiam diri selama pandemik, membuat orang menjadi asyik mengotak-atik dekorasi rumah.

Permintaan terhadap produk-produk ini pun tidak ada habisnya. Selama beberapa tahun terakhir, tren estetika telah berubah dari perhiasan besar dan berkilauan menjadi perhiasan sederhana nan indah. Apalagi kalau Anda bisa membuat dan merancang sendiri, perhiasan bisa jadi produk yang sangat menguntungkan untuk dijual.

Di samping mencari cuan, Caramia merasa beruntung bisa mengerjakan hal yang disukainya sebagai sumber pendapatan sekaligus menjaga nilai budaya sebagai generasi muda. “Semoga lewat usaha ini semakin banyak anak muda yang bangga menggunakan produk lokal sekaligus ikut melestarikan budaya khas Betawi agar tidak punah,” tutupnya. Selain ekspansi ke digital Eksistensi saat pandemi menjadi kunci agar masyarakat mengetahui jika model tetap bertahan. Begitu juga saat nyemplung ke digital jangan setengah-setengah atau asal melainkan harus dimaksimalkan. Ini salah satu cara agar bisnis kamu perlahan menanjak dan sukses.