5 Pengusaha Muda Yang Memulai Bisnis Dari Nol Sampai Sukses

Barulah di tahun 2013, Ia mengantongi Rp1,3 juta untuk menyewa kios usai mendapat modal dari program beasiswa kewirausahaan. Sebelumnya, Benaya adalah seorang reseller voucher recreation online yang aktif di Facebook . Bisnis tersebut tidak berjalan baik, hingga kemudian dirinya memutuskan untuk mengubah haluan dengan berbisnis pulsa online yang kini menuntunnya menuju kesuksesan. Hal ini pula yang menginspirasi Benaya Tiarno untuk menerjuni bisnis jual-beli pulsa secara on-line.

Pengusaha muda

Ketiga, tidak memiliki sumber daya manusia yang memadai dalam bidang perpajakan. Keempat, kurang proaktif mencari informasi tentang aturan pajak terbaru. Kelima, cenderung memilih enter perencanaan pajak yang tidak tepat untuk menekan biaya.

Sisanya yang sebesar Rp100 juta dibayar dengan dicicil dari keuntungan setiap semester. Dari satu tempat, kini bimbel tersebut telah memiliki lima cabang dengan omzet mencapai Rp360 juta per semester. Perlu kamu ketahui, kebanyakan orang saat ini lebih melirik dunia usaha ketimbang menjadi karyawan suatu perusahaan. Slot Online Indonesia Kesuksesan finansial yang bisa diperoleh dari membangun usaha sendiri mendorong orang untuk memilih memulai usaha mereka sendiri. Pertama, mereka yang melanjutkan bisnis keluarga dan dimodali orang tua. Ketika masih muda, Anda harus memiliki semangat yang kuat bila ingin menjadi orang yang sukses.

Dengan modal awal Rp 15 juta untuk 50 bungkus setiap hari, dalam beberapa bulan penjualan meningkat hingga 2000 bungkus per hari. Hingga kini, ia telah menjual 75 ribu bungkus keripik per hari dengan omzet puluhan miliar dalam sebulan. Tiap wastafelnya dibanderol dengan harga Rp 750 ribu hingga Rp 1 juta.

Yasa Singgih berhasil sukses mendirikan brand fashion pria saat dirinya masih berumur 20 tahun. Ia menyampaikan kiat sukses untuk menjadi pengusaha adalah Anda harus berani gagal dalam menjalankan sebuah proses. Tunda kesenangan yang bersifat sementara dan bekerja keras sejak dini. Jangan pernah menunda kesuksesan hanya karena ingin menikmati masa remaja. Beragam penyesuaian bisnis ditempuh para pengusaha muda untuk mempertahankan bisnis di tengah pandemi.